Day 1 - Tantangan Komunikasi Produktif

by - September 06, 2018

Setelah kemarin mendapatkan materi dan diskusi tentang materi pertama, yaitu Komunikasi Produktif di kelas Bunda Sayang. Saya jadi tersadar kalau cara berkomunikasi saya ke anak-anak selama ini banyak kesalahan. Duhh, maafkan mama-mu ini nak.. yang masih susah mengendalikan bahasa tubuh dan intonasi suara yang kadang masih tinggi. Tapi sedikit demi sedikit saya mulai berlatih menerapkan ilmu parenting yang sudah didapat, dalam membersamai mereka. Apalagi dengan kelas bunda sayang ini, semoga setiap tantangan ke depannya bisa diterapkan dengan baik dan konsisten.
Untuk tantangan di hari pertama ini saya mencoba menggunakan metode ‘mengganti perintah dengan pilihan’.

Jadi, sejak dua hari yang lalu Naila terkena cacar air. Tadi pagi ia mengeluh cacarnya terasa gatal, tapi karena tidak boleh digaruk ia pun mengadu ke saya.

“Ma.. gatal sekali ini di leherku mau ka’ ku rasa garuk ki” 
“Ia nak, kalau sakit cacar memang gatal.. kita mau terus gatal begitu atau mau dikasi obat supaya gatalnya hilang?”
“Kasikanmi saja obat ma..” kata Naila sambil berusaha menahan sakit.

Dan saya pun mengambil salep untuk dioleskan ke bintik cacarnya sambil dalam hati bersyukur, Alhamdulillah.. hari ini bisa menerapkan salah satu metode berkomunikasi yang baik dengan anak.

Ini seandainya belum dapat materi komunikasi produktif, mungkin saya akan refleks mengucapkan kalimat perintah. Saat anak mengeluh gatal dengan cacarnya, saya bisa saja mengatakan:

“Ayo, sini mama oleskan dulu salepnya nak..”

Ada perbedaan yang dirasakan ketika memberi perintah dengan memberi pilihan ke anak. Kalau perintah berarti wewenang ada pada kita, dalam hal ini saya yang memberikan perintah. Anak hanya bisa pasrah menerima perintah dan seakan tidak berdaya, kalau menolak bisa saja terjadi perdebatan antara saya dan anak. Sedangkan ketika memberi pilihan, anak akan merasa bertanggung jawab dalam pilihannya. 

Besok dan beberapa hari ke depan akan ada tantangan lain dengan menggunakan metode yang lain juga. Sambil mendalami materi, sembari di praktekkan juga. Semoga bisa menerapkannya ke anak-anak dan juga ke suami. Bismillah, semoga bisa konsisten menerapkan komunikasi produktif ini. 



#hari1
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional
#komunitasonedayonepost
#ODOP_6


You May Also Like

2 komentar

  1. Hai bunda... Salam sayang buat naila.. semoga cepat sembuh ya kakak naila.. aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo juga bunda.. Aamiin, terimakasih doanya bund :)

      Hapus