6 Alasan Kuat Membacakan Kisah Kepada Anak

by - September 24, 2018

foto : pexels.com

Salah satu metode yang banyak diterapkan dalam mendidik anak saat ini adalah dengan berkisah. Berkisah tujuannya untuk menyampaikan pesan moral kepada anak. Dalam Al-Quran terdapat banyak kisah di dalamnya. Diantaranya ada kisah para nabi, kisah orang-orang muslim, juga kisah orang-orang yang durhaka. 
Ada sedikit perbedaan antara berkisah dengan berdongeng. Berkisah berarti membacakan kisah atau cerita nyata kepada anak. Sedangkan berdongeng merupakan cerita yang berupa khayalan atau cerita yang tidak nyata adanya. Contoh kisah bisa berupa perjalanan hidup seorang nabi atau sahabat-sahabat nabi. Untuk dongeng tentu kita semua sudah tau contohnya, seperti dongeng tentang si kancil atau dongeng cerita Cinderella.
Berkisah juga merupakan cara terbaik dalam mengenalkan dan mendekatkan anak ke Al Quran. Bahkan dalam surat Hud ayat 120 disebutkan bahwa membacakan kisah dapat meneguhkan hati dan menguatkan kalbu. Bunyi surat Hud ayat 120 :
Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu, dan dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran bagi orang-orang yang beriman.”
Kebiasaan berkisah juga banyak memberikan manfaat lain diantaranya :
1. Menanamkan tauhid dengan membacakan kisah-kisah yang ada dalam Al Quran.
2. Menambah kosa kata. Dari cerita yang kita sampaikan, tanpa sadar anak akan belajar kosa kata baru sehingga dapat meningkatkan kecerdasan linguistiknya.
3. Merangsang minat baca. Dengan adanya kisah yang pernah didengarnya dari orangtua, anak akan mencari tahu sendiri kisah-kisah lain dari buku. Sehingga kecintaan mereka pada buku juga mulai tertanam.
4. Meningkatkan ikatan emosional antara orangtua dan anak. 
5. Orangtua juga dapat ikut belajar kembali tentang kisah-kisah yang mungkin sudah pernah terlupa.
6. Sebagai salah satu solusi menjauhkan anak dari gadget, tv, dan game.
Beberapa manfaat di atas merupakan alasan yang kuat untuk kita sebagai orangtua mulai membacakan kisah untuk anak. Kegiatan ini bisa dilakukan sejak anak masih dalam kandungan dan bisa dilakukan kapan saja ketika membersamai anak. yuk, mari berkisah sebagai bentuk menanamkan kebiasaan baik dalam keluarga.


#tantanganODOP2
#part2
#nonfiksi
#onedayonepost
#ODOP_6



You May Also Like

0 komentar