Pia Mirah, Sekali Gigit... Hmmm..

by - Maret 02, 2017

Hampir setiap kota di Indonesia memiliki oleh-oleh khas berupa kue Pia. Khusus di Makassar ada yang namanya Pia Mirah. Pia ini walau bentuknya kecil, rasanya tidak mengecewakan loh. Sesuai dengan mottonya.. pia mirah ini sekali gigit, hhmm.. rasanya pengen nambah.
            Bagi yang tinggal di Makassar pastinya sudah tidak asing lagi dengan Pia Mirah. Pia ini dijual di lapak-lapak online maupun offline. Kue ini merupakan produk asli Makassar. Berdasarkan informasi di dus kemasannya, rumah produksi dari pia ini berada di jalan Mannurukki 2 Makassar. Jadi walaupun bukan makanan khas daerah, namun pia ini banyak juga peminatnya. Bahkan, pembelinya banyak yang berasal dari luar Sulawesi juga.


Salah satu kelebihan dari pia ini adalah dibuat tanpa bahan pengawet, zat pewarna, dan tanpa pemanis buatan. Jadi aman deh dikonsumsi sama anak-anak, dan pastinya buat orang dewasa juga. Komposisinya sih hampir sama dengan pembuatan kue pia pada umumnya, yaitu tepung terigu, minyak goreng nabati, air, telur, gula, garam, dan ada bahan tambahan lain sesuai dengan pilihan rasa. Nah, kalau soal pilihan rasanya ini ada beberapa macam. Ada coklat, kacang hijau kupas, keju, tape singkong, kaya dan rasa durian. Jadi tinggal pilih yang paling sesuai dengan selera. Kalau saya sih sukanya  keju, kalau anak-anak favoritnya yang cokelat. Harganya terbilang cukup murah yakni Rp. 14.000 dengan isi 8pcs kue pia dengan kemasan box karton. Ada juga yang ukurannya yang agak besar, harganya Rp. 18.000 isi 5pcs kue pia.

Produk industri rumahan yang memiliki kode registrasi: P.IRT nomor 2067371010066-19 ini adalah produk yang halal. Di boxnya terdapat tulisan arab halal. Semoga kedepannya kue Pia Mirah ini dapat mengantongi sertifikasi halal resmi dari MUI sehingga bagi masyarakat muslim tambah yakin untuk mengkonsumsinya.
Di beberapa tempat saya cukup sering mendapati toko yang menjual pia ini. Namun, jika merasa kesulitan mendapatkannya atau ingin lebih hemat mungkin memesan lewat toko online bisa sebagai alternatif pilihan. Tentu saja kalau pesan melalui toko online biasanya dikenakan ongkos kirim. Namun menurut saya itu sebanding kok, dibandingkan jika kita harus berpanas-panasan atau bermacet-macetan di jalan.

You May Also Like

1 komentar

  1. saya pernah merasakan yang PIA SARONDE, sama kah jenisnya dengan yang ini?

    BalasHapus