5 Cara Latihan Menulis Dengan FastWriting

by - Maret 15, 2017


Fast-writing merupakan salah satu teknik untuk latihan menulis. Fast-writing berarti menulis cepat dalam jangka waktu tertentu. Misalnya dalam jangka waktu 5 menit atau 7 menit kita menuangkan apa yang ada dalam isi kepala dalam bentuk tulisan. Metode ini sangat membantu dalam berlatih menulis, karena bisa melatih diri agar semakin mahir menuangkan ide-ide yang ada dalam fikiran. Juga melatih kita yang kadang takut salah dalam menulis. Berikut ini ada lima cara yang bisa dilakukan dalam latihan menulis cepat.
Lima cara latihan menulis cepat (fastwriting) :
1.      Kata acuan
Pilih satu kata sebagai acuan, lalu dengan kata tersebut tuliskan apa yang saja ada dalam pikiran. Sebagai tahap awal latihan menulis cepat, kata yang dipilih sebaiknya kata yang dianggap cukup familiar, misalnya : rumah, ibu, anak, susu, dan lainnya.  
2.      Tutup layar
Bagi yang menulis menggunakan laptop, tutup layar monitor agar bisa fokus menulis. Bagi yang mengetik/menulis di smartphone jangan melihat layar ya.. jadi tetap fokus mengetik aja. Ini berguna agar kita tidak mengedit-edit tulisan yang sudah diketik.
3.      Tuliskan apa saja
Tuliskan apa saja yang ada di dalam pikiran, biarkan semuanya tertuang dalam tulisan. Jangan mengedit, terus tulis, dan tuliskan apa saja. Lupakan dulu semua aturan-aturan dalam kepenulisan. Abaikan EYD, abaikan kata yang salah. Tuliskan saja semuanya. Kadang pula dalam menulis cepat, tiba-tiba pikiran mentok dan tidak fokus. Tidak apa-apa, terus saja lanjutkan menulis sesuai dengan isi kepala pada saat itu hingga waktu menulis selesai.
4.      Gunakan waktu yang singkat
Berlatih menulis cepat gunakan waktu yang tidak terlalu lama. Cukup 5-10 menit saja. Kalau waktunya kebanyakan bisa-bisa malah gak fokus menulis.  
5.      Simpan dulu tulisan
Nah, setelah selesai waktunya menulis cepat, kita bisa mulai mengedit apa yang sudah di tuliskan. Selesai mengedit, simpan dulu tulisan. Nanti bisa dibaca ulang lagi sejam kemudian agar pikiran bisa lebih fresh sehingga dihasilkan tulisan yang dianggap cocok.
Jika metode ini dipakai untuk latihan setiap hari, akan membiasakan kita menuangkan ide/gagasan dalam bentuk tulisan. So, mari berlatih.


You May Also Like

0 komentar